VSV (vodka sugar vinegar)

lost-id

Super Moderator
Staff member
Joined
17 November 2009
Messages
1,495
Likes
30
Gula, cuka, vodka....jika fi campur langsung maka gula akan sangat susah larutnya.

kalo saya selalu pake air buat larutkan gula.

Setuju dengan mbah wawan...semua orang punya cara dan berbeda. Kalo saya selalu pake air buat larutin gula....karena kalau gak pake air ya itu tadi susah larutnya. Malah pernah nyoba pake mixer dan blender....wkwkkwkwk
Mending blendernya kirim kemari buat bikin es bubble wakaka
 

fanta

New Member
Joined
5 December 2015
Messages
6
Likes
0
Sedikit membuat resume dari halaman 1-8 di tambah sedikit pengetahuan dari hobby yang lain.

Setahu saya cycle organic waste (sisa makanan / kotoran) dari biota akan berubah menjadi amonia (NH3) yang kemudian akan di proses oleh bakteri nitromonas menjadi nitrit (NO2) dan kembali di proses oleh bakteri nitrobacter menjadi nitrate (NO3) yang akan di serap oleh macro algae dan phytoplankton.

Fungsi dari dosing VSV adalah untuk menambah jumlah carbon yang berfungsi sebagai nutrisi bakteri untuk bereproduksi / membelah diri (CMIIW), itulah mengapa kalau kita over dosis dalam melakukan dosing VSV akan terjadi snow strom / bactery bloom adalah ledakan jumlah bacteri dalam sistem akuarium kita. Yang sangat berbahaya adalah jika amonia bloom dan nitrite bloom karena dua senyawa ini sangat berbahaya bagi kehidupan ikan dan koral karena bereaksi sebagai racun yang dapat menyebabkan kematian ikan dan biota lain (yang memiliki angka toleransi kecil untuk kedua senyawa tsb).

Maka dari itu dosing sebaiknya di berikan sedikit demi sedikit sambil terus melakukan pengamatan terhadap parameter NO3 sampai batas yang di inginkan, maksud dari penambahan dosis yang di beri untuk per minggu atau perbulannya adalah lebih untuk menyeimbangkan antara jumlah bakteri dengan bertambahnya Sisa kotoran atau makanan, atau limbah organik lain seiring dengan pertumbuhan (semakin besar) individu biota didalam akuarium. Akan berbahaya apabila terjadi bactery bloom pada akuarium yang sudah berisi biota didalamnya, dikarenakan akan bakteri akan banyak menyerap oksigen (O2) untuk mengubah nitrite (NO2) menjadi nitrate (NO3) sehingga kadar oksigen bisa menurun drastis, untuk akuarium yang baru runing (masa cycling)lebih bisa di toleransi terjadinya bactery bloom.

Sedikit pertanyaan saya:
1. apakah larutan VSV memiliki reaksi kima yang lebih baik dalam membentuk carbon jika dibandingkan dengan hanya doosing vodka / sugar (gula) / vinegar (cuka) ?
2. kalau di dunia air tawar yang berbahaya adalah amonia dan nitrit karena bersifat racun, dan nitrat lebih mudah terurai dengan terlepas ke udara jika air sering bersentuhan dengan udara (aplikasi trickle filter system) dan di serap oleh macro algae. Tapi di dunia air laut lebih di tekankan pada Nitrate sebagai parameter yang sebenarnya bisa diatasi dengan refugium yang memadai atau lebih (lebih baik).


Salam newbie :)


 

E_2091

Moderator
Staff member
Joined
8 September 2008
Messages
9,000
Likes
72
1. Carbon dosing..prinsipnga sama saja baik itu vsv, atau single2..atau biopelet dan sebagainya....mana yang lebih baik? Tiap tank bisa beda2...ada yg cocok dengan karbon a, ada yg cocok dengan b, ada yg cocok c, ada yg cocok a+b, a+c dan seterusnya...intinya pahami fungsinya, dan tau alasannya kenapa pakai carbon source...

2. Nitrogen cycle sama saja prinsipnya di air laut maupun air tawar...di reef tank, yg sering dibahas hanya nitrat...karena amonia dan nitrit sudah dianggap nol...btw...trickle filter...tidak menghilangkan nitrat baik diair tawar maupun air laut...fungsi trickle filter adalah memecah amonia dan nitrit yang beracun menjadi nitrat dalam tempo yang sesingkat2nya...nitrat diurai bakteri secara alami dalam kondisi anaerob alias minim oksigen...nitrat dalam sistem air tawar biasa tidak terlalu dipermasalahkan karena mayoritas ikan air tawar adalah hasil budidaya yang di tangkarkan dalam kondisi sangat padat..
 

fanta

New Member
Joined
5 December 2015
Messages
6
Likes
0
1. Carbon dosing..prinsipnga sama saja baik itu vsv, atau single2..atau biopelet dan sebagainya....mana yang lebih baik? Tiap tank bisa beda2...ada yg cocok dengan karbon a, ada yg cocok dengan b, ada yg cocok c, ada yg cocok a+b, a+c dan seterusnya...intinya pahami fungsinya, dan tau alasannya kenapa pakai carbon source...

2. Nitrogen cycle sama saja prinsipnya di air laut maupun air tawar...di reef tank, yg sering dibahas hanya nitrat...karena amonia dan nitrit sudah dianggap nol...btw...trickle filter...tidak menghilangkan nitrat baik diair tawar maupun air laut...fungsi trickle filter adalah memecah amonia dan nitrit yang beracun menjadi nitrat dalam tempo yang sesingkat2nya...nitrat diurai bakteri secara alami dalam kondisi anaerob alias minim oksigen...nitrat dalam sistem air tawar biasa tidak terlalu dipermasalahkan karena mayoritas ikan air tawar adalah hasil budidaya yang di tangkarkan dalam kondisi sangat padat..
Maaf sebelumnya mau koreksi sedikit, setelah nitrite menjadi nitrate, salah satu proses yang bisa di pakai adalah dengan meningkatkan intensitas air menyentuh/bersinggungan dengan udara untuk melepaskan nitrate menjadi gas nitrogen ke udara setelah bereaksi dengan oksigen dengan bonus kadar oksigen di air meningkat. di sistem trickle filter yang terjadi adalah proses amonia menjadi nitrite, nitrite menjadi nitrate, nitrate menjadi gas nitrogen setelah bereaksi dengan oksigen. Trickle filter dry-wet sestem bertujuan sebagai media rumah aerob bakteri pengurai (nitromonas bactery dan nitrobacterbactery). Oleh karena itu sistem tricle filter yang baik adalah di luar ruangan, bertujuan agar gas nitrogen dapat terlepas bebas di udara.

Mungkin yang perlu di lihat adalah yang saya garis bawah huruf merah, karena kedua senyawa tersebut lah yang bersifat racun, sedangkan nitrate lebih bisa di tolerir dalam jumlah tertentu, dan relatif lebih mudah di hilangkan (dengan macro alga selaku konsumen nitrate dan tingkat pergerakan air bersentuhan dengan udara).

- amonia, nitrite ==> wajib ada bakteri pengurai yang cukup (memakai media sebagai rumah bakteri), dosing carbon (vsv, gula, cuka, vodka,dll) untuk meningkatkan jumlah koloni bakteri.
- nitrate ==> wajib ada macro/micro algae dalam jumlah yang memadai untuk menyerap nitrate (refugium, ats,uas dll), sirkulasi air yang cukup dan arus dalam Main Tank agar air sering bersentuhan dengan udara sehingga nitrate dapat menjadi gas nitrogen dan lepas ke udara.

CMIIW

Salam Newbie :)
 

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,414
Likes
64
Salam kenal Pak Fanta, mohon maaf sebelumnya bila opini saya berlawanan dengan informasi dari Pak Fanta. Nitrate yang bersentuhan dengan udara tidak dapat berubah menjadi nitrogen begitu saja. Hal ini jika memang benar berarti tidak diperlukan trickle filter, karena setiap permukaan akuarium terbuka dan bersentuhan dengan udara (oksigen). Nitrate hanya bisa menjadi nitrogen apa bila nitrate tersebut diproses oleh bakteri anaerobic yang hidup di ruangan yang minim / tanpa oksigen. Sehingga bakteri tersebut merubah nitrate menjadi gas nitrogen.

Trickle filter merupakan satu buah filtrasi yang efektif untuk memproses ammonia > nitrite > nitrate karena trickle filter meningkatkan kadar oksigen yang dibutuhkan oleh bakteri aerobic yang memproses ammonia hingga menjadi nitrate.

Sekali lagi mohon maaf bila berlawanan, semoga informasi ini dapat membantu dengan baik.
 

fanta

New Member
Joined
5 December 2015
Messages
6
Likes
0
Salam kenal Pak Fanta, mohon maaf sebelumnya bila opini saya berlawanan dengan informasi dari Pak Fanta. Nitrate yang bersentuhan dengan udara tidak dapat berubah menjadi nitrogen begitu saja. Hal ini jika memang benar berarti tidak diperlukan trickle filter, karena setiap permukaan akuarium terbuka dan bersentuhan dengan udara (oksigen). Nitrate hanya bisa menjadi nitrogen apa bila nitrate tersebut diproses oleh bakteri anaerobic yang hidup di ruangan yang minim / tanpa oksigen. Sehingga bakteri tersebut merubah nitrate menjadi gas nitrogen.

Trickle filter merupakan satu buah filtrasi yang efektif untuk memproses ammonia > nitrite > nitrate karena trickle filter meningkatkan kadar oksigen yang dibutuhkan oleh bakteri aerobic yang memproses ammonia hingga menjadi nitrate.

Sekali lagi mohon maaf bila berlawanan, semoga informasi ini dapat membantu dengan baik.

Siap om reef,

Saya juga tidak memahami benar reaksi kimia di alam, info tersebut (nitrate bereaksi dengan udara) saya dapat dari forum lain. Benar jika nitrate di urai oleh bakteri anaerobic (maaf saya belum cantumkan di tulisan saya di atas)

makasih buat koreksi dan masukannya, karena saya masih perlu banyak belajar.

Jadi untuk mereduksi nitrate adalah menyediakan tempat berkembang bagi bakteri aenorob, apakah CZ bisa di katakan sebagai media bakteri tersebut (maaf sedikit melenceng dari topic), dan apakah bacteri aenorob juga dapat di dosing dengan vsv, gula, cuka atau vodka?
 

E_2091

Moderator
Staff member
Joined
8 September 2008
Messages
9,000
Likes
72
reeftank yang baik akan selalu berada dalam kondisi supersatured oksigen..dalam artian oksigen berada dalam kondisi kelarutan maksimum...hal ini memungkinkan...bakteri aerob berkembang biak dengan baik walau tidak menggunakan trickle filter...maka dari itu sebuah sistem reef yang baik tidak akan terdeteksi amonia dan nitrit...maka dari itu jarang dibahas mengenai amonia dan nitrit...karena sudah pasti nol/undetected di sebuah sistem yang baik...
untuk nitrat butuh proses tambahan karena prosesnya anaerob...salah satu yang dulunya sering dilakukan adalah memanfaatkan denitrator...dimana air dialirkan dalam kecepatan rendah dan menghasilkan kondisi anaerob...misalnya coil denitrator, sulfur denitrator...metode lain misalnya menyediakan liverock dlm jumlah besar...atau metode non bakteri seperti macro algae dan micro algae misalnya....

untuk carbon dosing...walau memanfaatkan bakteri..prinsipnya berbeda dalam membuang nitrat...dan umumnya bakteri yang paling diuntungkan adalah bakterk aerob...
 

fanta

New Member
Joined
5 December 2015
Messages
6
Likes
0
reeftank yang baik akan selalu berada dalam kondisi supersatured oksigen..dalam artian oksigen berada dalam kondisi kelarutan maksimum...hal ini memungkinkan...bakteri aerob berkembang biak dengan baik walau tidak menggunakan trickle filter...maka dari itu sebuah sistem reef yang baik tidak akan terdeteksi amonia dan nitrit...maka dari itu jarang dibahas mengenai amonia dan nitrit...karena sudah pasti nol/undetected di sebuah sistem yang baik...
untuk nitrat butuh proses tambahan karena prosesnya anaerob...salah satu yang dulunya sering dilakukan adalah memanfaatkan denitrator...dimana air dialirkan dalam kecepatan rendah dan menghasilkan kondisi anaerob...misalnya coil denitrator, sulfur denitrator...metode lain misalnya menyediakan liverock dlm jumlah besar...atau metode non bakteri seperti macro algae dan micro algae misalnya....

untuk carbon dosing...walau memanfaatkan bakteri..prinsipnya berbeda dalam membuang nitrat...dan umumnya bakteri yang paling diuntungkan adalah bakterk aerob...
Di copy om E_2091, Jadi pada prinsipnya carbon dosing dapat menjadi garansi kita untuk membuat amonia dan nitrite menjadi undetected, hal ini di karenakan kita terus memberi sumber energi untuk bakeri bereproduksi. tinggal bagaimana kita menyediakan media tinggal bagi bakteri anaerob.

Bagai mana untuk phospate ya om, saya buka-buka halaman dan forum lain (masih) belum menemukan artikel yang membahas masalah phospate secara gamblang. Apakah bisa di reduce atau di serap oleh biological sytem. Apakah dosing carbon juga dapat membantu mereduce phospate secara signifikan?
 

rheinhard

Moderator
Staff member
Joined
6 September 2012
Messages
1,277
Likes
102
Di copy om E_2091, Jadi pada prinsipnya carbon dosing dapat menjadi garansi kita untuk membuat amonia dan nitrite menjadi undetected, hal ini di karenakan kita terus memberi sumber energi untuk bakeri bereproduksi. tinggal bagaimana kita menyediakan media tinggal bagi bakteri anaerob.

Bagai mana untuk phospate ya om, saya buka-buka halaman dan forum lain (masih) belum menemukan artikel yang membahas masalah phospate secara gamblang. Apakah bisa di reduce atau di serap oleh biological sytem. Apakah dosing carbon juga dapat membantu mereduce phospate secara signifikan?

Wweehh...berat bahasannya...wkwkw.

Gak usah dipusingin Ammonia dan nitrite spt om Eko Bilang. Ngurus NO3 sj dan itu mudah...wkwkwk

Metode untuk tekan NO3 macam-macam. Beda tank beda metode. Kuncinya di : Read, Implementing, Review...hahhaha.

Kalo untuk phopsate silahkan ke sini
 

E_2091

Moderator
Staff member
Joined
8 September 2008
Messages
9,000
Likes
72
om fanta saya sarankan baca lagi tentang carbon dosing...terutama prinsip kerjanya...secara sederhana carbon dosing tujuan utamanya membuang nitrat dan phosfat....sama2 oleh bakteri...tapi metodenya berbeda...
 
Top