NEWBIE..?? READ ME FIRST PLEASE..!!

Status
Not open for further replies.
Joined
14 March 2007
Messages
129
Likes
0
Bro Ef_med,

salam kenal. Saya newbie dalam hal aquarium laut dan saat ini baru punya FOWLR yg jalan 8 bulanan.

Sebelum mulai FOWLR, saya sudah browsing cukup banyak untuk menentukan bikin FOWLR atau reef tank. Keputusan akhirnya jatuh pada FOWLR karena :
1. banyak reef tank di Indo yg saya lihat saat ini belum sanggup memelihara biota sampai berumur tahunan (tidak seperti reefer luar yg peliharaannya bisa berumur panjang sampai tahunan). Mohon koreksi kalau saya salah.
2. reef tank yg baik minimal butuh listrik 1000 kWH/bulan untuk lighting, sirkulasi air, dan chiller plus alat lainnya seperti protein skimmer.

Dalam penjelasan bro yg detail dalam thread ini, mohon ditambahkan kiat2/tips apa saja supaya berhasil dalam reef tank, yg menurut pendapat saya pribadi (mohon koreksi kalau salah) reef tank yg baik adalah peliharaan kita sehat dan berumur panjang, hemat listrik, less maintenance.

Salam.
 
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
arowana said:
Bro Ef_med,

salam kenal. Saya newbie dalam hal aquarium laut dan saat ini baru punya FOWLR yg jalan 8 bulanan.

Sebelum mulai FOWLR, saya sudah browsing cukup banyak untuk menentukan bikin FOWLR atau reef tank. Keputusan akhirnya jatuh pada FOWLR karena :
1. banyak reef tank di Indo yg saya lihat saat ini belum sanggup memelihara biota sampai berumur tahunan (tidak seperti reefer luar yg peliharaannya bisa berumur panjang sampai tahunan). Mohon koreksi kalau saya salah.

ada bro, di forum o-fish ada pak asfur , yang pernah piara napoleon sampe tahunan, yang kemudian disumbangkannya ke sea world

di sini ada pak adrianto, bung icliao yg piara koralnya udah sampe tahunan juga, mungkin yang lain ada juga, tp kita saja yang gak tau, atau mungkin mereka belum join di reefsforum


2. reef tank yg baik minimal butuh listrik 1000 kWH/bulan untuk lighting, sirkulasi air, dan chiller plus alat lainnya seperti protein skimmer.

kalo masalah listrik , itu relatif bro, tergantung ukuran tank juga. mengenai peralatan, saya selalu berprinsip pada trias reef tank: lighting, skimmer dan chiller. ditambah dengan kesabaran dan dana tentunya

Dalam penjelasan bro yg detail dalam thread ini, mohon ditambahkan kiat2/tips apa saja supaya berhasil dalam reef tank, yg menurut pendapat saya pribadi (mohon koreksi kalau salah) reef tank yg baik adalah peliharaan kita sehat dan berumur panjang, hemat listrik, less maintenance.

nanti sy coba tambahkan bro, tapi pelan2 ya.

Salam.
 
Joined
16 October 2006
Messages
541
Likes
4
slyme said:
Wahh...pak dokter...mantap...
BTW tuk memulai Reef Tank:
-Siap dimarahin pacar dan ortu bnr bgt tuh...ahahhahaa...
ef_med2001 said:
hehee...sy juga mengalaminya bro
kiev said:
siapa yang marahin? ortu ato pacar neh....
Kalau bung Denny jelas dimarahin pacarnya . . . :smt021
Tapi saya salut dg semangat bung Denny, sudah "ditampar" pacarnya (lihat signaturenya :shock: ) dari tahun lalu masih terus nggak nyerah . .
Saluut . . maju terus bung sampai aquariumnya sukses . . he . .he (just kidding)

A. Ariawan
 

slyme

New Member
Joined
20 October 2006
Messages
1,107
Likes
0
Wkwkwkkw...itu bukan saya pak, ahahaha... :lol:
Smua pasti mengalami pada saat waktu terbuang hanya tuk hobby, karna masi awal aja, skrg aja boqin uda nga ngoceh lagi, malah minta buru2 dibagusin, ahahaah... :lol:
 
Joined
12 October 2006
Messages
943
Likes
2
Bung ef_med2001, dilanjut dong newbie tutorial-nya.... jangan mau kalah sama dr. Tompie yang udah bikin 3 album, dr. ef_med2001 bikin full tutorial reefkeeping!!! :smt023
 
Joined
9 April 2007
Messages
767
Likes
0
hahaha... gue juga di marahi waktu pertama kali mulai dengan aqua 12 liter... tapi setelah mulai dengan yang aquarium sedang... malah pacar ku yang marah (sekarang udah jadi istri hehehe :D )

malah mama ku sering pilih pilih ikan sendiri.. itu bagus sana bagus... untung kagak ke beli... bayangkan yang di sukai sama mama ku semuanya ikan not reef safe... untung untung hehehehe :D :D
maklum... keluargaku hobi nya ikan semua... fresh water..
 

hariya

New Member
Joined
6 April 2008
Messages
3
Likes
0
untung untung ada tutorial dari bung ef_med2001, jadi ane tidak salah langkah... :) bisa ane rangkum jadi buku neh :lol: ..

sekali lagi terima kasih banyak bung ef ...dilanjut..
 
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
maaf buat temen2, saya sedikit terhambat melanjutkan thread ini, karena kesibukan yang makin menggunung.

nano project ku aja belum jalan2 lagi sampe sekarang.

tapi pasti akan sy usahakan sebisa mungkin utk melanjutkannya.

bagi temen2 lain yang udh memiliki pengalaman dgn reef tank, kalau mau kasih masukan, atau mau menyumbang pengetahuan nya, bisa di post di thread ini. thread ini milik bersama kok, cuma kebetulan aja saya yang jadi thread starter nya.

terima kasih
 

ef_med2001

New Member
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
3. Filtrasi

Hal ini termasuk hal yang sangat membingungkan bagi reefer.
Kalau kita search di google/yahoo tentang reef filtration, biasanya akan keluar kata-kata dibawah ini:
-Berlin method
-Eco mud method
-The Algae Scrubber method
-The Jaubert method
-Wet dry trickle filter
-The Live Sand Bed method

Di atas adalah metode-metode filtrasi untuk reef tank yang sudah tak asing lagi bagi reefer di luar maupun di indo.

Nyebutnya aja susah ya, apalagi mo ngertiin satu persatu...

Karena itu, saya gak akan membahas metode tersebut satu persatu, karena hanya akan membingungkan teman-teman yang baru mulai, selain itu juga beberapa di antaranya sudah dianggap tak relevan lagi dengan perkembangan dunia reef tank saat ini.

Lha?? Jadi gimana kita mau membangun filtrasi yang baik untuk reef kita kalo gak dibahas?

Metode-metode di atas memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga kualitas air agar tetap terjaga dan tidak meracuni biota di aquarium. Hanya caranya saja yang bervariasi satu sama lain.

Kita bisa membangun sebuah sistem filtrasi dengan cara kita sendiri, namun tidak melupakan faktor-faktor yang vital dalam sistem tersebut. Dengan cara kita sendiri, kita bisa menyesuaikan dengan budget yang akan miliki.

Karena itu di bagian ini ini saya hanya akan membahas komponen-komponen yang diperlukan dalam membangun sebuah filtrasi untuk reef system anda, tinggal kita sendiri yang berkreasi untuk mengembangkannnya nanti.
 

ef_med2001

New Member
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
Faktor-faktor penting dalam filtrasi :

1. Live rock

Dua alasan untuk memiliki live rock: pertama, Ini penting untuk filtrasi. Live rock banyak mengandung mikroorganisme / bakteri yang dapat menunjang filtrasi biologi.Kedua, dari segi estetika, live rock enak dipandang, karena bentuknya yang bervariasi, dan warnanya, lebih alami.

Pada live rock, banyak terdapat jenis-jenis cacing, crustacean,dll, yang bisa berfungsi sebagai , kita istilahkan saja, “tukang bersih-bersih”, dimana mereka akan “membersihkan” sisa-sisa kotoran dari coral/ikan, dan sisa makanan yang tidak sempat dimakan oleh koral/ikan. Kalau dilihat sekilas, memang tidak kelihatan ada makhluk hidup di live rock tersebut.



Tapi kalau memang penasaran, coba di lihat dibawah mikroskop, akan kelihatan banyak sekali makhluk hidup di permukaannya. Atau coba dipecahkan, biasanya kita akan menemukan hewan sejenis cacing yang bersarang di live rock tersebut (saya pernah ketemu yang panjangnya sekitar 50cm).

Makhluk-makhluk inilah yang nanti akan berperan di sistem kita, meskipun tidak tampak secara nyata.

Jadi, sebaiknya kita memakai live rock , dengan harganya yang tidak begitu mahal (di kota saya, harganya sekitar 10 ribu-15 ribu per bongkah, tergantung bentuk dan ukurannya)

Live rock sebenarnya dapat dibuat dari dead rock (karang mati). Atau dengan semen pun bisa. Makhluk hidup tersebut akan ada sendiri seiiring berjalannya waktu di dalam aquarium kita. Namun cara ini tidak saya rekomendasikan untuk yang baru mulai reef tank.
 

ef_med2001

New Member
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
2. Live Sand

Yang disebut live sand adalah pasir laut yang telah mengandung mikroorganisme di dalamnya. Karena itu disebut live sand / pasir hidup. Live sand juga berperan untuk filtrasi,



Sama seperti live rock, banyak mengandung mikrorganisme di dalamnya. Live sand bisa didapatkan dari pedagang-pedagang akuarium laut.

Bila daerah kita tinggal di dekat laut, ada baiknya untuk mengambil sendiri dari laut.
Tapi ingat, jangan mengambil pasir pantai, karena selain banyak kotoran/sampah, juga banyak mengandung silica yang akan memancing tumbuhnya lumut diatom di aquarium. Teman saya di lampung malah pernah ketemu softex bekas di pasir tsb :smt003

Usahakan mengambil yang di dasar laut,karena selain sudah “hidup”, juga tentunya bersih.mengambilnya tidak harus di tengah-tengah laut kok, di kedalaman 5-10 meter cukuplah.

Usahakan ukuran butiran pasirnya tidak terlalu kasar, dan tidak terlalu halus, campuran antara keduanya lebih bagus lagi. Karena jika terlalu halus, tidak ada sirkulasi di dalamnya, yang nantinya akan terbentuk sulfur , yang berbahaya bagi biota. Kalau terlalu kasar, tidak akan terbentuk mikroorganisme di pasir tersebut.

Tebal pasir, sampai sekarang masih menjadi perdebatan , berapa cm / inchi ketebalan yang terbaik. Ada yang bilang ketebalan 10cm (yang sering disebut orang deep sand bed) adalah yang terbaik, ada juga yang bilang akan berbahaya nantinya.Ada yang pro dengan ketebalan 5-7cm (medium sand bed) , ada juga yang kontra Ada yang memakai ketebalan 1-3cm( shallow sand bed) untuk estetika saja. Ada juga yang tidak mau memakai pasir sama sekali , yang ini biasa disebut bare bottom system, biasanya dipakai untuk memelihara SPS, dengan arus yang kencang. Hal ini tidak saya rekomendasikan untuk teman yang baru berkenalan dengan reef tank
 

ef_med2001

New Member
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
3. Skimmer

Alat yang satu ini, boleh dibilang sangat vital dalam sistem reef tank kita. Secara sederhana, skimmer adalah alat yang berfungsi memisahkan organic waste dengan air sebelum ia diproses lebih lanjut dalam siklus nitrogen. Semakin cepat dan semakin banyak organic waste yang dipisahkan , tentu semakin baik kualitas air.

Sampai saat ini skimmer adalah alat yang paling efektif dalam filtrasi reef tank, terutama untuk sebagian besar kalangan reefer. Meskipun ada yang berhasil membangun reef tank tanpa skimmer, namun itu hanya sebagian kecil saja, dan metode yang ia terapkan tersebut (tanpa skimmer) belum tentu dapat diterapkan di sistem kita.

Jangan mudah tergoda dengan reef tank orang lain yang berhasil tanpa skimmer, karena kita tidak tahu faktor x apa yang dapat membuat reef tanknya berjalan tanpa skimmer. Biasanya reefer yang membangun reef tank tanpa skimmer, dan ia mempostingkan nya di forum (baik forum di indo maupun di luar), setelah itu threadnya akan stop, sehingga kita tidak tahu perkembangan reef tanknya tersebut. Karena itu saya masih meragukan reef tank yang bisa berhasil tanpa skimmer.


Bagaimana memilih skimmer yang baik?

Banyak sekali skimmer yang beredar di pasaran , mulai dari yang harga 50 ribu, sampai yang harganya jutaan.


Banyak hal yang mempengaruhi performa sebuah skimmer, di antaranya adalah:
- Tinggi skimmer, semakin tinggi badan skimmer, akan semakin baik, karena lamanya kontak antara air , organic waste dan buih (bubble) semakin lama.


- Semakin halus bubble yang dihasilkan akan semakin baik , karena makin banyak pula organic waste yang akan terikat.

- Semakin banyak bubble yang dihasilkan , semakin baik pula performa skimmer tersebut. Hal ini dapat dilihat dari bodi skimmer tersebut akan tampak berwarna putih susu (karena bubble yang sangat banyak) jika skimmer dinyalakan

- Semakin lebar bodi skimmer , semakin baik performanya

- Semakin hitam skimmate (hasil pembuangan dari skimmer) yang dihasilkan, semakin baik skimmer tersebut. Hal ini tidak terlalu menjadi patokan,karena ada beberapa reefer yang sengaja menyetel skimmernya untuk menghasilkan bubble yang tidak terlalu hitam untuk mempercepat lamannya skimmate dihasilkan, namun setidaknya skimmer tersebut mampu menghasilkan skimmate yang hitam dan kental seperti kopi bila kita menginginkannya demikian.

contoh skimmer yang berkualitas





Jenis-jenis skimmer

Ada beberapa jenis skimmer yang banyak beredar di pasaran saat ini, contohnya :

- Air driven- counter current skimmer

Ini adalah jenis skimmer yang paling sederhana, dengan menggunakan kayu (wooden air diffuser) untuk menghasilkan buih (bubble) yang halus. Selain harganya murah , kinerja skimmer ini boleh dibilang efektif sekali, namun kelemahannya adalah, kayu tersebut tidak tahan lama, biasanya setiap satu bulan harus diganti karena pori-porinya yang tertutup oleh lumut,atau materi organic lainnya, sehingga tidak dapat menghasilkan bubble yang halus lagi. Selain itu, skimmer ini sulit untuk diaplikasikan di reef tank yang berukuran besar, karena itu skimmer jenis ini mulai ditinggalkan reefer.


- Venturi skimmer
Skimmer jenis ini menggunakan venturi injector yang didorong pompa air untuk menghasilkan bubble. Bubble yang dihasilkan tergantung dari kualitas injectornya dan pompa yang mendorong. Semakin mahal skimmernya, biasanya injectornya makin baik.




Injector yang terbaik yang dikenal reefer saat ini adalah beckett injector, yang dikenal dapat menghasilkan bubble paling halus dengan jumlah yang sangat banyak. Skimmer yang memakai beckett injector sering disebut beckett skimmer. Kelemahan beckett skimmer adalah harganya yang mahal , dan memerlukan pompa yang sangat kuat, yang tentunya memakan listrik yang besar pula. biasanya beckett skimmer hanya akan efektif jika memakai high pressure pump , seperti iwaki pump, atau resun MD series pump.




- Downdraft skimmer
Hampir sama dengan venturi skimmer, bedanya untuk menghasilkan bubble yang halus menggunakan bioball yang di letakkan di tabung tambahan (lihat gambar). Jarang dipakai reefer karena memerlukan maintenance yang lebih sering



- Needlewheel skimmer
Sempat menjadi tren tak lama setelah beckett skimmer dipopulerkan. Skimmer jenis ini menggunakan needlewheel impeller , yang bentuknya seperti roda yang berjarum, pada pompa nya untuk menghasilkan bubble.




Skimmer jenis ini banyak disukai karena pompa yang diperlukan tidak terlalu kuat, sehingga lebih hemat listrik, dan performa nya yang sangat efektif.



saran dari saya untuk skimmer:
- Jangan membeli skimmer dengan kualitas ecek-ecek. Biasanya skimmer ini jenisnya venturi,banyak dijual di toko-toko peralatan aquarium, dan ini harganya sangat murah, sekitar 100-300 ribu.
- Skimmer yang menjadi pilihan reefer sekarang adalah tipe beckett, atau neddle wheel.
- Skimmer branded ,biasanya mahal, namun hasilnya ini tentu sesuai dengan apa yang kita bayar, you get what you pay! Yakinlah, skimmer –skimmer seperti ini akan menjadi investasi yang sangat berharga nantinya saat reef tank kita sudah berjalan.
- Ingin skimmer bagus, namun uangnya kurang? Ya nabung dulu dong mas..jangan tergoda untuk membeli skimmer murah yang hasilnya nanti memang murahan banget, dan menyesal nantinya.
- Alternatif lain, jika modal kurang, namun benar-benar serius di reef tank, di forum ini ada beberapa member yang udah bener-bener pakar dalam membuat skimmer diy (do it yourself) yang berkualitas, dengan harga yang terjangkau


refreshing: kapan ya bisa punya skimmer kaya gini..??
 

ef_med2001

New Member
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
4. Refugium
Refugium adalah suatu wadah , yang biasanya disatukan dengan sump, untuk tempat kita memelihara organisme yang biasanya menjadi makanan bagi ikan/koral di aquarium utama.organisme-organisme ini membantu untuk menjaga kualitas air.



Di refugium ini juga sering ditempatkan macroalgae seperti caulerpa, chaetomorpha, halimeda, dll. Makroalgae ini berfungsi juga menjaga kualitas air dengan cara menyerap nitrat. Jika filtrasi kita ditambahkan dengan refugium , tentu akan menjadi lebih baik lagi.
Refugium juga membutuhkan lampu seperti halnya main tank, untuk menunjang kehidupan si macrolaae dan kawan-kawan, namun tidak harus yang “wah” . Lampu PC dengan intensitas 6500K sudah cukup.
 

ef_med2001

New Member
Joined
11 October 2006
Messages
159
Likes
1
5. Phosphate remover
Komponen ini biasanya merupakan komponen tambahan, jika kita sudah memiliki skimmer yang baik. Phosphat remover fungsinya adalah untuk menyerap phosphat (PO4) agar pertumbuhan diatom (lumut yang warnanya kecoklatan) dapat dihambat. Phosphate remover pemakaiannya tidak diletakkan begitu saja seperti karbon, namun dimasukkan ke dalam Fluidized Bed Filter (FBF), agar memaksimalkan kontak dengan air.



contoh pemakaian phosphate remover di dalam FBF

6. karbon
Saya tidak begitu merekomendasikan pemakaian karbon untuk reef tank, apalagi jika karbon tersebut kita beli di toko-toko aquarium lokal. Karena
biasanya karbon yang dijual tersebut dirancang untuk kebutuhan air tawar, sehingga ada zat-zat tertentu dalam karbon tersebut yang dapat membahayakan koral. kecuali jika memang karbon yang dibuat khusus untuk air laut.

Sebenarnya masih banyak lagi komponen-komponen dalam filtrasi reef tank, seperti denitrator,karbon, dll. namun komponen-komponen yang telah saya sebutkan di atas, sudah cukup untuk membuat suatu filtrasi reef tank system yang ideal.

Jangan meloncat-loncat dalam hal filtrasi ini, misalnya, jangan membeli phosphat remover dulu, tapi skimmer tidak ada, atau sibuk membeli additive-additive yang macam-macam, tapi skimmer gak ada, lampu gak ada, karena akan percuma saja. Sama seperti kita membeli mobil, kita sibuk beli aksesorisnya dulu, tapi mobilnya belum ada, ya percuma .

to be continued lagi yaaahh... :smt003
 

BL

New Member
Joined
7 January 2007
Messages
3,383
Likes
3
Uraian anda bagus sekali Pak, saya sangat setia membaca Thread yang satu ini, bahkan seringkali saya ulang membacanya dari depan.
Salut buat anda :smt023 :smt023 :smt023
Memang sebetulnya ada rasa curiga juga dengan Natural System, mengapa selalu ditinggalkan begitu saja pada saat kita ingin mempelajarinya lebih lanjut :?: :?: :?:
Silahkan dilanjut Pak.

Salam:
BL.
 

slyme

New Member
Joined
20 October 2006
Messages
1,107
Likes
0
Bung ef med, bagus bgt penjelasannya... :eek:
BTW LR nya bagus bgt ya, ungu smua...
Oh ya, RDSB/DSB masukin juga bung...
SOalnya saya baru gagal neh...
Jadi member lain bisa terbantu juga.
 
Status
Not open for further replies.
Top