DIY cheap water level sensor with float switch

Toba

Member
Joined
11 April 2009
Messages
383
Likes
0
Setelah gue search di forum DIY dan tidak menemukan ada yang sudah posting, maka gue mau share untuk teknis pembuatan water level sensor menggunakan float switch yang aman.

Kenapa aman? Karena float switch yang diapungkan ke air tidak berhubungan langsung dengan listrik, tapi melalui relay dulu. Sedangkan sebagian orang masih pake float switch begitu aja tanpa relay. Seperti ini:


Float switch tanpa relay. Berbahaya dan tidak selalu berhasil, karena tegangan listrik yang tidak stabil dapat mengunci plat pada float switch, entah itu on terus atau off terus. Belum lagi kalau ada kebocoran kabel, ya nyetroooommm

Ini skema water level sensor yang akan kita bikin:


Kegunaan:
- Auto top-off/top up
- Menghindari sump dari banjir
- Dan lain sebagainya yang berhubungan dengan meng-on-off aliran listrik berdasarkan ketinggian air

Peralatan:
- Float switch
- Relay DC 12v
- Adaptor 12v
- Colokan listrik
- Stop kontak
- Kabel. Panjang sesuai kebutuhan.
- Kotak plastik (tupperware/bekas eskrim)



float switch

relay DC 12v

Alat pelengkap:
- lem sealant
- terminal kabel (kecil dan besar)
- tie
- Apapun yang Anda kreasikan untuk penopang float switch nya. Dalam hal ini gue pake plastik bekas keranjang kecil.
- Obeng min kecil
- Obeng plus sedang (ukuran yang umum)
- Tespen

Assembly:
  1. Potong jack adaptor, kita butuh kabelnya terbuka.
    [/*:m:3r8pshjq]
  2. Sambungkan salah satu kabel adaptor ke relay (bagian yang berhubungan dengan kumparan).
    [/*:m:3r8pshjq]
  3. Sambungkan kabel adaptor satunya lagi ke salah satu kabel float switch.
    [/*:m:3r8pshjq]
  4. Sambungkan kabel float switch ke relay (bagian yang berhubungan dengan kumparan, pada sekrup yang beda dengan sambungan kabel adaptor ke relay tadi).
    [/*:m:3r8pshjq]
  5. Colok adaptor, dan coba naik turunkan float switch. Seharusnya relay akan berbunyi ‘cetak-cetek’, yang menandakan sambungan sudah benar. Bila sudah benar, 50% dari proses pembuatan level sensor ini sudah selesai. Ini foto testing tahap awal:


    Testing pertama.
    [/*:m:3r8pshjq]
  6. Sekarang bagian colokkan listriknya. Rakit colokan seperti biasa. Setelah itu kupas karet pelindung kabel terluar kabel colokan. Masalah posisi kupasannya dimana, disesuaikan dengan seting penempatannya nanti.
    • Potong salah satu kabel dalam kabel colokan tersebut.
      [/*:m:3r8pshjq]
    [/*:m:3r8pshjq]
  7. Sambungkan ke relay (lihat skematik diatas).

    Karena gue pake kabel bekas, jadi gue sambung pake terminal.


    Setelah keseluruhan, siap testing akhir
    [/*:m:3r8pshjq]
  8. Testing keseluruhan. Harap berhati-hati dalam testing terakhir ini. Lakukan tindakan pengamanan/pencegahan bahaya yang anda anggap perlu. Jangan pernah sentuh kabel terbuka ataupun sekrup-sekrup sambungan pada relay.
    • Lakukan testing seperti poin kelima (5). Pastikan relay bekerja seperti pada testing pertama, point kelima.[/*:m:3r8pshjq]
    • Cari benda seperti lampu belajar atau semacamnya, untuk menguji apakah on-off relay bekerja mengalirkan dan memutuskan listrik.[/*:m:3r8pshjq]
    • Colok colokan listrik ke sumber listrik.[/*:m:3r8pshjq]
    • Coba posisikan float switch pada posisi on. Lihat apakah lampu menyala? Bila ya, berarti sudah berhasil separuhnya.[/*:m:3r8pshjq]
    • Coba posisikan float switch pasa posisi off. Apakah lampunya mati? Bila ya, berarti perakitan sukses :D[/*:m:3r8pshjq]
    [/*:m:3r8pshjq]
  9. Lindungi switch (beserta sambungan2nya), menggunakan kotak plastik.

    Gw pake bekas es krim
    [/*:m:3r8pshjq]
  10. Aplikasikan sesuai dengan kondisi tank anda dengan aman. Pastikan sambungan yang dekat dengan air (sambungan ekstensi kabel float switch tentunya) tertutup dengan aman.


    Terminal penyambung kabel ekstensi float switch gue lem sealant[/*:m:3r8pshjq]
  11. Setelah terpasang lakukan tes dengan segala skenario yang anda ingin cegah dengan adanya float switch, contoh, sump dibuat luber, atau sump dibuat kering. Adjust ketinggian posisi float switch diatas air hingga didapat hasil yang anda mau.[/*:m:3r8pshjq][/list:eek::3r8pshjq]

    Ini Float switch yang gue buat, berdasarkan sikon tank gue:

    Skemanya

    DITAMBAH
    JADI

    Penopang Float switch. Kabel float switch dimasukan ke selang aerator dan diselipkan di ujung plastik hijau, biar jauh dari air.



    kotak pelindung


    Penempatan relay dan segala colokan di atas hood akuarium gw. Semuanya itu disekrup ke kayu hood biar paten.


    Penempatan di sump.


    Aplikasi sesungguhnya. level sensor ini gue pake buat matiin pompa skimmer kalau air di sump luber, supaya penampung skimmate gak banjir.
    Kalo ada salah kata atau istilah, mohon maap aja, bukan tukang listrik beneran :D
 

Ozone

New Member
Joined
8 April 2010
Messages
307
Likes
0
Beli dmn float switchnya mas ?
brp hrgnya? itu sensor kontak dng air bkn?
 

Toba

Member
Joined
11 April 2009
Messages
383
Likes
0
Ya kontak dengan air, tapi aman, karena bukan listriknya langsung.
 

Toba

Member
Joined
11 April 2009
Messages
383
Likes
0
Gak ada merk, sayang belinya bukan di indo :( gak tau disini dimana yang jual...
 

IkanNemo

New Member
Joined
27 December 2009
Messages
1,924
Likes
1
Toba said:
Gak ada merk, sayang belinya bukan di indo :( gak tau disini dimana yang jual...
trus gmn ? :(
kayanya rangkaian elektronik ada yg kaya gini.. :wink:
 
Joined
12 June 2009
Messages
167
Likes
1
kalo ga ada di indo,yg pasti ada diluar negri pak,hehehehe

saya kemarin itu sempat beli 2 buat teman,mreka buat dengan rangkaian yg persis sama seperti Bro Toba buat,
cukup berguna dan penting perannya dalam keeping marine lifes ,,,^_^

saya liat rangkaian ini di forum luar punya,tapi bro Toba berbaik hati mengtranslatenya dan memberikan gambar2 penjelasan ^^

LIKE THIS* hehehehe.... :smt038 :smt041 :smt038

Semangat terus Pak TOBA!!!
 

Toba

Member
Joined
11 April 2009
Messages
383
Likes
0
@ikanNemo, wah ternyata reply saya yang sesudah pak nemo gak masuk :( padahal tadinya saya mau nawarin sisa satu buah float switch punya saya yang gak kepake (satu set dengan relay nya)... tapi sekarang sepertinya mau dipakai, setelah refugium saya kelar dibuat.

@Muleh, betul pak, memang saya hanya menjabarkan ulang dari situs luar, dan cukup sulit nyarinya.

Float switch sangat menarik ya, karena sensornya bisa dibolak-balik. Bisa pas air habis dia nyala, atau pas air penuh dia nyala. Tinggal balikin aja arah ringnya (pelampungnya) yang bulat itu.

Teman-teman reefers, kalau sulit dapat float switch, bisa diganti menggunakan radar air (kalo gak salah harganya 50 ribuan, di toko matrial, namanya emang 'radar'), coba saja pakai skema yang saya kasih, dan float switch nya diganti dengan radar tersebut :wink:

saran aja, untuk menggunakan radar sebagai float switch atau apa adanya, sepertinya yang harus di modif itu pelampungnya, karena bentuknya lonjong, gak efektif di taroh di sump. Bisa diganti yang berbentuk bulat, dan diisi pasir hingga beratnya sama dengan berat pelampung radar.
 

tessy88

New Member
Joined
28 August 2009
Messages
519
Likes
0
titirtirtamarga said:
Bos, Nyari relaynya dimana kisaran harganya dong?
toko elektronika biasanya jual kok relay.. yg perlu di perhitungkan nilai bebannya.. tapi kalo cuma nyalain pump kecil watt ngk terlalu besar kok pak, kebetulan sy ada gambar relay.

sy rasa relay kaya gini juga dah cukup buat pump auto topup :D . kecil, jadi ringkas
 

oland26n1

Active Member
Joined
12 March 2007
Messages
4,076
Likes
6
saya juga pakai itu, klo yang punya pak toba, sebenernya lebih enak, karena ada rumahnya, jadi pemasangan lebih mudah.
Klo nanti relaynya rusak juga tingal copot dan beli baru tanpa solder ulang :wink:
 
Joined
10 February 2011
Messages
97
Likes
0
Pak Toba... kalau float switch terendam air ampe kabelnya gimana??
soalnya sump saya suka luber kalau mati listrik :x ... jadi kalau float switch sudah diset pada ketinggian tertentu.. pada waktu air luber kan otomatis terendam.... itu gimana pak?? bahaya ndak buat float switchnya (konslet???)....
 

devan

Active Member
Joined
3 May 2010
Messages
1,653
Likes
1
Tilarsa said:
Pak Toba... kalau float switch terendam air ampe kabelnya gimana??
soalnya sump saya suka luber kalau mati listrik :x ... jadi kalau float switch sudah diset pada ketinggian tertentu.. pada waktu air luber kan otomatis terendam.... itu gimana pak?? bahaya ndak buat float switchnya (konslet???)....
sya bantu jawab pak..
sya rasa ga masalah pak..
seharusnya waterproof..
 
Joined
10 February 2011
Messages
97
Likes
0
devan said:
Tilarsa said:
Pak Toba... kalau float switch terendam air ampe kabelnya gimana??
soalnya sump saya suka luber kalau mati listrik :x ... jadi kalau float switch sudah diset pada ketinggian tertentu.. pada waktu air luber kan otomatis terendam.... itu gimana pak?? bahaya ndak buat float switchnya (konslet???)....
sya bantu jawab pak..
sya rasa ga masalah pak..
seharusnya waterproof..
oooo... berarti ndak masalah... ok mulai perakitan...
 

devan

Active Member
Joined
3 May 2010
Messages
1,653
Likes
1
Tilarsa said:
oooo... berarti ndak masalah... ok mulai perakitan...
smga sukses pak..
asal jgn kabel sambungannya aja yg kerendem di air pak..
:mrgreen: :mrgreen:
 
Joined
3 April 2011
Messages
20
Likes
0
@ikanNemo, wah ternyata reply saya yang sesudah pak nemo gak masuk :( padahal tadinya saya mau nawarin sisa satu buah float switch punya saya yang gak kepake (satu set dengan relay nya)... tapi sekarang sepertinya mau dipakai, setelah refugium saya kelar dibuat.

@Muleh, betul pak, memang saya hanya menjabarkan ulang dari situs luar, dan cukup sulit nyarinya.

Float switch sangat menarik ya, karena sensornya bisa dibolak-balik. Bisa pas air habis dia nyala, atau pas air penuh dia nyala. Tinggal balikin aja arah ringnya (pelampungnya) yang bulat itu.

Teman-teman reefers, kalau sulit dapat float switch, bisa diganti menggunakan radar air (kalo gak salah harganya 50 ribuan, di toko matrial, namanya emang 'radar'), coba saja pakai skema yang saya kasih, dan float switch nya diganti dengan radar tersebut :wink:

saran aja, untuk menggunakan radar sebagai float switch atau apa adanya, sepertinya yang harus di modif itu pelampungnya, karena bentuknya lonjong, gak efektif di taroh di sump. Bisa diganti yang berbentuk bulat, dan diisi pasir hingga beratnya sama dengan berat pelampung radar.
"Float switch sangat menarik ya, karena sensornya bisa dibolak-balik. Bisa pas air habis dia nyala, atau pas air penuh dia nyala. Tinggal balikin aja arah ringnya (pelampungnya) yang bulat itu."
mksdnya gmn y pak toba float sitch sensornya bs dibalik. bisa pas air penuh dia nyala..
nah bknnya fungsi utamanya mengisi air saat kurang secara otomatis??
klo air pas penuh bwd apa y pak??
maap pak mklum OOT..
 

devan

Active Member
Joined
3 May 2010
Messages
1,653
Likes
1
"Float switch sangat menarik ya, karena sensornya bisa dibolak-balik. Bisa pas air habis dia nyala, atau pas air penuh dia nyala. Tinggal balikin aja arah ringnya (pelampungnya) yang bulat itu."
mksdnya gmn y pak toba float sitch sensornya bs dibalik. bisa pas air penuh dia nyala..
nah bknnya fungsi utamanya mengisi air saat kurang secara otomatis??
klo air pas penuh bwd apa y pak??
maap pak mklum OOT..
bner fungsi utamanya untuk mengisi air saat kurang.
tapi namanya jga mesin pak,suatu saat kadang jga ada erornya..
klo membalikkan pelampungnya (sensor) tinggal buka pin yg d bwah nya,trus d balikin dah pelampungnya..
pasang lagi dah pinnya..
smga membantu pak,,
 
Joined
3 April 2011
Messages
20
Likes
0
bner fungsi utamanya untuk mengisi air saat kurang.
tapi namanya jga mesin pak,suatu saat kadang jga ada erornya..
klo membalikkan pelampungnya (sensor) tinggal buka pin yg d bwah nya,trus d balikin dah pelampungnya..
pasang lagi dah pinnya..
smga membantu pak,,
thanx pak
sngat mmbantu se x
hee
 
Joined
28 August 2009
Messages
519
Likes
0
kinerja switch float yg digunakan langsung akan on off on off yang berulang2 terus, karena posisi air terhadap sensor yg tipis.
kayaknya ada solusi, yaitu pake 2 switch float, dibuat level bawah dan atas.
dimana pump akan on kalau posisi air dibawah switch1, dan akan off kalau posisi air sampai pada switch2.
hasil coba2 seharian tessy:

tombol kiri - float switch1
tombol tengah - float switch2
tombol kanan - tombol manual

LED kuning - relay/pump
LED hijau - indikator/level switch1
LED merah - indikator/level switch2
LED biru - indikator manual mode
[video=youtube;oQcDJDgIuYA]http://www.youtube.com/watch?v=oQcDJDgIuYA[/video]
 
Top