90% ikan laut saya die :'(

IkanJoot

New Member
Joined
21 July 2019
Messages
2
Likes
0
Halo pecinta flora dan fauna indonesia, saya baru aja beli ibox nano tank dan berpikir lucu aja gt beli ikan laut segambreng dan bbrp anemon, namun karena kurang baca dan tanya, modal nekat akhirnya semalam ikan laut saya die to soon kurang lebih 20ekor, saya merasa biadab ya Rabb.... Karena kebodohan saya akhirnya baru cari2 info. Dan skrg butuh panduan agan2 yg berpengalaman dalam ikan laut hias, apa ada toko yg jual nano skimmer di bali? Dan apa kurang cocok lahan ibox nano untuk ikan laut? Mohon sarannya wahai pemirsa yg Budiman.
Screenshot_20190721-122024_Gallery.jpg sebelum kematian melanda.

Regards
Findingthetruth
 

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,418
Likes
70
Salam kenal Pak Ikan Joot. Mohon maaf atas kematian ikan di akuarium nanonya Pak, mudah-mudahan bisa kami bantu supaya tidak terjadi kembali.

Memelihara ikan merupakan seni dalam menyediakan kondisi habitat yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan ikannya.

Untuk akuariumnya ada beberapa hal yang mungkin (mohon maaf) saya sampaikan kurang tepat dalam persiapannya.
1. Ikan yang kurang kompatibel dengan koral
2. Koral yang sulit diperlihara
3. Sepertinya belum melalui proses cycling
4. Ikan yang tidak di karantina terlebih dahulu

Mungkin harus dibahas 1 per 1 Pak.
 

Valentina

New Member
Joined
23 July 2019
Messages
1
Likes
0
Aku ikut nyimak, mirip kaya bapak diatas nih aku min, masih newbie baru 3 hari bgd. Dan aku ga cycling airnya karena si penjual bilang tidak perlu huhu. Baru 2 hari ikan onde2 aku mati yg lain masih selamat. Mau minta saran dari minreef, untuk nyelametin beberapa biota aku.

Aquarium panjang 60 cm, lebar 20 cm
Isi 1 live rock, 2 dead rock
1 anemon jagung, batu hiu 2, dan cacing tumbuhan
Ikan ada 5 jenis ikan kecil

Minta saran aku harus apa supaya mereka ga pada mati lagi ya huhu
 

IkanJoot

New Member
Joined
21 July 2019
Messages
2
Likes
0
E
Salam kenal Pak Ikan Joot. Mohon maaf atas kematian ikan di akuarium nanonya Pak, mudah-mudahan bisa kami bantu supaya tidak terjadi kembali.

Memelihara ikan merupakan seni dalam menyediakan kondisi habitat yang optimal dan sesuai dengan kebutuhan ikannya.

Untuk akuariumnya ada beberapa hal yang mungkin (mohon maaf) saya sampaikan kurang tepat dalam persiapannya.
1. Ikan yang kurang kompatibel dengan koral
2. Koral yang sulit diperlihara
3. Sepertinya belum melalui proses cycling
4. Ikan yang tidak di karantina terlebih dahulu

Mungkin harus dibahas 1 per 1 Pak.
Terima kasih Mas Reef, iya saya terlalu bersemangat, dan ga do some research ttg flora dan faunanya seenak jidat aja maen beli tanpa tau karakteristik biota lautnya, mungkin kalo ada situs atau primbon lengkap mana aja aman dan ga boleh dicampur terutama anemon,ikan,sejenis siput atau bintang laut, dll. Dan apakah skimmer diperlukan? Dan apakah tau ikan sudah masuk karantina apakah nanya si penjual atau kita sendiri? Dan ada saran gmn cycling yg bijak Mas Reef? Mohon maaf atas pertanyaan yg sporadis ini,
 

Attachments

reef

Administrator
Staff member
Joined
3 October 2006
Messages
2,418
Likes
70
E


Terima kasih Mas Reef, iya saya terlalu bersemangat, dan ga do some research ttg flora dan faunanya seenak jidat aja maen beli tanpa tau karakteristik biota lautnya, mungkin kalo ada situs atau primbon lengkap mana aja aman dan ga boleh dicampur terutama anemon,ikan,sejenis siput atau bintang laut, dll. Dan apakah skimmer diperlukan? Dan apakah tau ikan sudah masuk karantina apakah nanya si penjual atau kita sendiri? Dan ada saran gmn cycling yg bijak Mas Reef? Mohon maaf atas pertanyaan yg sporadis ini,
Saya bantu jelaskan satu per satu ya Pak. Kalau ada yang kurang sip silahkan ditanyakan kembali.

Pada dasarnya untuk Hobbyist yang baru memulai akuarium tidak saya anjurkan atau sarankan memelihara koral jenis Batu Hiu/Yo yang ada di akuarium Pak. Untuk permulaan awal coba memelihara koral-koral yang mudah diperlihara seperti jenis jamur, polyp, tangan-tangan dan payungan.

Selain dari itu Anemone juga kurang saya sarankan dicoba oleh hobbyist baru karena anemone memang sangat sensitif terhadap kondisi dan kualitas air.

Skimmer menurut saya sangat diperlukan baik untuk akuarium ikan atau pun koral. Jadi mohon untuk mencoba menggunakan skimmer untuk akuariumnya.

Kita sendiri harus melakukan karantina ikan yang baru kita beli supaya tidak membawa parasit atau penyakit untuk ikan-ikan yang sudah di dalam akuarium kita.

Untuk cycling cara yang termudah adalah masukkan pasir dan batu, lalu juga sistem filtrasi yang akan digunakan misalnya skimmer, bebatuan ataupun bioball.. setelah itu jalankan sistem tersebut dengan air laut, tanpa lampu dinyalakan selama 1 bulan. Setelah 1 bulan akuarium dapat mulai diisi dengan ikan dan biota lainnya tentu mengisinya harus secara satu per satu atau bertahap. Memasukkan biota dalam jumlah banyak dalam 1 waktu dapat merusak keseimbangan filtrasi dan akhirnya membunuh juga
 

Novan

New Member
Joined
26 September 2019
Messages
1
Likes
0
Saya bantu jelaskan satu per satu ya Pak. Kalau ada yang kurang sip silahkan ditanyakan kembali.

Pada dasarnya untuk Hobbyist yang baru memulai akuarium tidak saya anjurkan atau sarankan memelihara koral jenis Batu Hiu/Yo yang ada di akuarium Pak. Untuk permulaan awal coba memelihara koral-koral yang mudah diperlihara seperti jenis jamur, polyp, tangan-tangan dan payungan.

Selain dari itu Anemone juga kurang saya sarankan dicoba oleh hobbyist baru karena anemone memang sangat sensitif terhadap kondisi dan kualitas air.

Skimmer menurut saya sangat diperlukan baik untuk akuarium ikan atau pun koral. Jadi mohon untuk mencoba menggunakan skimmer untuk akuariumnya.

Kita sendiri harus melakukan karantina ikan yang baru kita beli supaya tidak membawa parasit atau penyakit untuk ikan-ikan yang sudah di dalam akuarium kita.

Untuk cycling cara yang termudah adalah masukkan pasir dan batu, lalu juga sistem filtrasi yang akan digunakan misalnya skimmer, bebatuan ataupun bioball.. setelah itu jalankan sistem tersebut dengan air laut, tanpa lampu dinyalakan selama 1 bulan. Setelah 1 bulan akuarium dapat mulai diisi dengan ikan dan biota lainnya tentu mengisinya harus secara satu per satu atau bertahap. Memasukkan biota dalam jumlah banyak dalam 1 waktu dapat merusak keseimbangan filtrasi dan akhirnya membunuh juga
Mungkin bisa lebih detil untuk jenis jamur, polyp apa saja yang dianjurkan untuk newbie termasuk saya ini kalau mau mulai main coral.
Terima kasih
 
Joined
10 March 2008
Messages
377
Likes
0
Batu hiu musuh utamanya ada 2 imo: alkalinity drop dan invasi hair algae.
Pengalaman saya, alkalinity kalo bisa stabil di 7-8 dkh harusnya bisa tumbuh relatif cepat pak. Saya pake sistem dosing larutan alkalinity. Dengan dosing yang pas alkalinity bisa cukup stabil.
Yang kedua masalahnya adalah hair algae yg menginvasi sehingga mengganggu. Untuk algae saya atasi dengan pembasmian oleh clean up creature seperti stomatella snail.
 

henlai

New Member
Joined
19 January 2020
Messages
1
Likes
0
Saya sharing sedikit tentang pengalaman saya menggunakan nano tank. Sampai saat ini saya masih menggunakan nano tank dengan ukuran 60x40x40, dan dibelakang tank ada sump berukuran 60x12x40(PxLxT).

Diawal setup saya cycling +- 1 minggu saja, kemudian saya mulai masukan ikan-ikan saya dari tank sebelumnya dan alhasil semua ikan saya mati kecuali satu yang selamat(betok zebra, mungkin karena tipe ikan kuat) seiring berjalannya waktu (2-3 minggu) kemudian saya mulai menambahkan ikan baru Samadar Cicit. lali setelah 2 bulan saya tambahkan lagi Keling merah, 3-4 bulan saya tambahkan Samadar Kuning, Jae-jae, Kepe Monyong, Ikan Pinguin Coklat, Blue Devil, bintang Laut Pasir dan beberapa soft coral, polyp.

Sekarang sudah berjalan di 5 bulan, dan semua ikan saya sudah dalam kondisi baik dan sehat. Lahap juga makannya.

Dari pengalaman saya penyebab kematian ikan secara massal karena kualitas air baru yang kurang baik, saya kurang lama cyclingnya dan terlalu terburu2 juga ingin memasukan ikan ke tank. Sama terlalu banyak ikan juga tidak baik, karena akan meningkatkan amonia di dalam air, jadi lebih baik banyaknya ikan di dalam tank di sesuaikan dengan ukuran tank.
 
Joined
1 February 2020
Messages
2
Likes
0
Dulu saya juga sama kyk agan, langsung pakai tank 120 x 55 x 60cm karna ga sabaran dan main beli aja ini itu, belum banyak belajar juga cuman ngintip sump emang” yg jualan yg isinya cuman bioball dan skimmer alhasil aquarium cuman bertahan 1-2 bulan.
Pengalaman saya kalau agan gamau nunggu lama” pake liverock sama livesand gan. Liverock yg dijual masih di rendam air laut dan dibawa kerumah sambil di rendem pake baskom. Hanya cukup seminggu cycling tank sudah bisa isi biota gan tanpa obat.
 
Joined
10 February 2020
Messages
1
Likes
0
Kalo untuk nano sepertinya harus lebih sering ganti air jika banyak ikan dan coral di tank..
Baru punya tank 1bulan,karna terlalu terburu" isi tank alhasil dalam 1bulan sudah bbrp x ganti air..
Sejalan waktu,mulai belajar..batu jeruk yang mulai botak,skrg sudah berkembang..anemone yang biasa suka berpindah,mulai lebih nyaman dengan penempatan yang dikehendaki..
Ada yang mau ditanyakan neh ke master" reef tank..minggu lalu beli anemone di sumenep,kata penjual itu anemon susu..typical anemonnya diam,bentuk mirip anemone carpet hanya tentakel lebih bnyak dan rapat tapi tidak panjang,warna abu-abu agak putih dengan ujung tip warna orange..anemone apakah tepatnya itu?
Bbrp hari yg lalu saya beli ikan tompel,sepertinya stress..skujur tubuh ws dan jadi tidak lincah..mau diangkat susah karna kendala bnyak coral di nano tank..nah tepatnya hari ini ketika pulang kerja si tompel tidak terlihat di tank..dugaan awal mati..tapi dimana..tidak ditemukan jasadnya..beranggapan mungkin dia sembunyi di balik coral atau mungkin mati di celah"..
Tak disangka dan diduga,ketika memberikan makan ke anemone jasad si tompel keluar dari si anemone susu td..waaahhhhh..
Apakah normal anemone memakan clownfish?apakah dikarenakan ws sehingga dimakan?atau...anemone yg saya beli adalah anemone predator?

Semoga tidak salah room dan mendapatkan balasan dari para master..

Salam
Newbie nano tank low budget :p
 
Top